Thursday, 6 February 2025

percobaan posting

Perkenalan saya keisha dari indonesia 

Disini mau beritahu bahwa kesehatan itu 

penting bagi tubuh kita


Monday, 20 January 2025

lmbuhan

  PENGERTIAN IMBUHAN 


  Dalam bahasa Indonesia, imbuhan adalah bentuk morfem terikat yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru atau memberi makna tambahan. Imbuhan memiliki fungsi tertentu dalam pembentukan kata. Berikut adalah penjelasan mengenai bentuk, jenis, fungsi, dan arti atau makna penambahan:


 > Fungsi Kata Imbuhan

Imbuhan berfungsi untuk mengubah kata dasar menjadi kata benda, kata sifat hingga kata kerja. Misalnya, kata dasar “batu” bisa menjadi kata sifat bila mendapatkan imbuhan mem- atau “membatu”.

Berikut adalah fungsi imbuhan dalam bahasa Indonesia: 

•Memodifikasi makna kata dasar

•Membentuk kata baru

•Menunjukkan kelas kata

•Menunjukkan bentuk jamak

•Membentuk kata kerja

•Mengindikasikan waktu atau aspek

•Memberikan informasi gramatikal


 > Jenis-jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia: Prefiks (awalan), Sufiks (akhiran), Infiks (sisipan), Konfiks (gabungan awalan dan akhiran)

2. Jenis Imbuhan

Imbuhan Asli Bahasa Indonesia:

Awalan: aku-, di-, ber-, ter-, ke-, pe-, se-

Akhiran: -kan, -i, -an

Sisipan: -el-, -em-, -er-

Konfiks: ke-an, per-an, ber-an



2. Imbuhan Serapan:

Dari bahasa Sanskerta: -wan, -wati, -man

Dari bahasa asing (terutama Belanda dan Inggris): -isme, -is, -isasi


 > Contoh imbuhan: 

Awalan "per-" dapat membentuk nomina atau verba

Imbuhan "-an" di akhir kata mengubah kata kerja menjadi kata benda

Imbuhan "-el-" di tengah kata dasar mengubah kata "tunjuk" menjadi kata "telunjuk"

Imbuhan "-ke-" dapat mengubah kata sifat menjadi kata benda


Arti atau Makna Imbuhan


 > Awalan:

me- : Menyatakan tindakan aktif (menulis).

di- : Menyatakan tindakan pasif (ditulis).

ber- : Menyatakan keadaan atau tindakan (bermain).

ter- : Menyatakan keadaan yang tidak disengaja atau superlatif (terjatuh, terbesar).

ke- : Menyatakan arah, keadaan, atau bilangan urutan (ke sana, kedua).


 > Akhiran:

-kan : Menyatakan perintah atau tujuan (menciptakan).

-i : Menyatakan tindakan terhadap sesuatu (menghormati).

-an: Menyatakan hasil atau benda (bacaan).


 > Sisipan:

-el- : Menyatakan intensitas (geletar).

-em- : Menyatakan keadaan (gemetar).

-er-: Menyatakan sifat atau keadaan (gerigi).


 > Konfiks:

ke-an: Menyatakan keadaan atau abstraksi (kebahagiaan).

per-an: Menyatakan proses atau tempat (pelajaran, pertemuan).


 >> Imbuhan memiliki peranan penting dalam membentuk kata dan makna dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami imbuhan, kita dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih efektif

RANGKUMAN TEKS DISKUSI

 Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur & Contoh


> Pengertian Teks Diskusi 

 - Diskusi adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran dan pendapat mengenai suatu masalah.

 - Teks diskusi adalah media untuk mencatat hal-hal penting tentang suatu masalah dalam pertemuan ilmiah, mencakup pendapat dari berbagai pihak, baik persetujuan maupun persetujuan.


 > Tujuan Teks Diskusi

Menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Menguji gagasan diri sendiri dan pendapat orang lain melalui pertukaran gagasan.


 > Ciri-Ciri Teks Diskusi

1. Punya Masalah/Topik yang Dibahas

Teks diskusi harus memiliki topik/isu/masalah yang dibahas untuk membantu menetapkan fokus dan arah diskusi, sehingga pembaca dapat memahami secara jelas mengenai hal yang dibahas

   - Memiliki topik yang jelas untuk menetapkan fokus diskusi.

     Contoh topik: dampak perubahan iklim, perkembangan teknologi, media sosial.

2. Terdapat Argumen Pro dan Kontra

Argumen pro adalah pendapat yang mendukung atau menyatakan pandangan positif terhadap isu yang dibahas dalam diskusi.

   - Argumen pro: mendukung isu yang dibahas.

   - Argumen kontra: menentang isu yang dibahas.

   - Memberikan perspektif beragam terhadap isu.

3. Memiliki Kesimpulan atau Resolusi

Teks diskusi memiliki kesimpulan atau resolusi yang berisi rangkuman singkat dan penilaian akhir terhadap isu yang dibahas.

   - Menyediakan rangkuman dan penilaian akhir terhadap isu yang dibahas.


> Struktur Teks Diskusi  

1. Pendahuluan (Isu)  

Isu adalah unsur dalam teks diskusi yang berisi gambaran atau fenomena permasalahan yang akan dibahas dalam kegiatan diskusi

   - Gambaran permasalahan yang akan dibahas.

   - Memuat pernyataan untuk membatasi topik dan latar belakang.

2. Isi (Rangkaian Argumen)

Dalam teks diskusi, isi atau rangkaian argumen adalah struktur yang berkaitan dengan pernyataan dan alasan logistik dari berbagai pihak, yang digunakan untuk mendukung atau menolak suatu pendapat mengenai permasalahan yang sedang dibahas dalam diskusi.

Berisi pernyataan dan alasan logistik dari berbagai pihak.Harus mencakup pandangan pro dan kontra.

3. Simulasi atau Saran  

Simpulan atau saran merupakan bagian akhir yang menjadi rekomendasi atau hasil dari diskusi yang diperoleh dari mengumpulkan atau mengelaborasi argumen masing-masing dari setiap orang yang terlibat dalam diskusi. Berikut poin penting dari simpulan

 Rekapitulasi hasil dan rekomendasi dari permasalahan yang dibahas.

 Memuat argumen evaluasi dan jalan tengah yang tidak memihak.



> PERTANYAAN BERIKUT BAWAH INI 

  1. Apakah yang dimaksud dengan Diskusi ?

2. jelaskan pengertian Teks Diskusi !

3. Apa tujuan Teks Diskusi ? jelaskan!

4. Apa saja ciri - ciri Teks Diskusi ?

5. Apa contohnya punya masalah/topik yang dibahas jelaskan !

6. Argumen ini bertujuan untuk menyakiti  apa sih ?

7. Sebutkan 2 yg dipendahuluan(isu) unsur dlm teks diskusi yg berisi ?

8. Ada berapa terdapat di argumen pro dan kontra, sebutkan 2 argumen apa saja ?

9.  Apa yang digunakan untuk mendukung atau menolak suatu pendapat mengenai permasalahan yang sedang dibahas dalam diskusi ?

10. Jelaskan simulasi atau saran !

Monday, 13 January 2025

JAWABAN BAB V

 

 1. Kalimat Tanggapan Positif: Kalimat tanggapan positif adalah kalimat yang menunjukkan persetujuan, apresiasi, atau penerimaan terhadap suatu pernyataan, ide, atau situasi. Kalimat ini biasanya mengandung kata-kata yang menunjukkan dukungan atau kepuasan, seperti “saya setuju,” “itu bagus,” “saya mendukung,” atau “itu benar.”


2. Kalimat Tanggapan Negatif: Kalimat tanggapan negatif adalah kalimat yang menunjukkan ketidaksetujuan, penolakan, atau kritik terhadap suatu pernyataan, ide, atau situasi. Kalimat ini biasanya mengandung kata-kata yang menunjukkan penolakan atau ketidakpuasan, seperti “saya tidak setuju,” “itu buruk,” “saya menentang,” atau “itu salah.”


3. Karakteristik Kalimat Saran: Kalimat saran memiliki beberapa karakteristik utama:


- Memberikan Rekomendasi


- Bertujuan membantu


- Menggunakan Kata Kerja Aksi


- Bisa Bersifat Implisit atau Eksplisit


4. Saran: Saran adalah usulan atau rekomendasi yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Saran biasanya diberikan berdasarkan pengetahuan, pengalaman, atau pertimbangan tertentu dengan tujuan membantu penerima dalam membuat keputusanyelesaikan masalah.


5. Tanggapan: Tanggapan adalah respon atau reaksi seseorang terhadap suatu pernyataan, ide, situasi, atau tindakan. Tanggapan bisa berupa pendapat, perasaan, atau sikap yang diungkapkan oleh seseorang dan bisa bersifat positif, negatif, atau netral. Tanggapan sering kali mencerminkan pandangan, nilai, atau kepentingan individu yang merespons.




Judul: I


Nikmatnya Kuliner yang Digemari: Menyelami Cita Rasa dalam 1000 Kata


Tanggapan positif:


Penulisnya menyajikan pengalaman secara menarik, membuat pembaca merasa seolah-olah turut menikmati hidangan tersebut. 




Tanggapan negatif :


Artikel seperti ini terasa kurang seimbang dan dapat dianggap sebagai promosi terselubung daripada ulasan objektif. Pembaca mungkin mengharapkan informasi yang lebih mendalam, termasuk aspek negatif atau perbandingan dengan kuliner sejenis.




Usuan dan/atau saran:


kenikmatan kuliner sebagai pengalaman multisensori yang mencerminkan budaya, identitas, dan kenangan emosional

1000 KATA ARTIKEL

Kebersihan: Kunci Kesehatan dan Kualitas Hidup Kebersihan adalah suatu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencakup berbagai hal, mulai dari kebersihan diri, kebersihan lingkungan, hingga kebersihan mental. Kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga berkontribusi besar dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial seseorang. Pada kesempatan ini, mari kita membahas kebersihan dari berbagai sudut pandang dan memahami mengapa menjaga kebersihan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Kebersihan Diri Kebersihan diri adalah tanggung jawab individu dalam menjaga tubuhnya agar tetap bersih dan sehat. Ini meliputi kebiasaan sehari-hari seperti mandi, mencuci tangan, menyikat gigi, menjaga kebersihan rambut, kuku, dan berpakaian dengan rapi. Setiap aspek kebersihan diri memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan. Sebagai contoh, mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, dapat mencegah penyebaran bakteri dan virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diare, flu, dan infeksi lainnya. Selain kesehatan fisik, kebersihan diri juga berdampak pada rasa percaya diri. Seseorang yang menjaga kebersihan tubuhnya cenderung merasa lebih baik tentang dirinya, yang berkontribusi pada kesehatan mental. Mereka akan merasa lebih percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain dan lebih diterima dalam lingkungan sosialnya. Dengan demikian, kebersihan diri tidak hanya penting bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan emosional dan sosial. Kebersihan Lingkungan Kebersihan lingkungan, baik di rumah, sekolah, tempat kerja, atau di tempat umum, memiliki peran yang tak kalah penting. Lingkungan yang bersih mencerminkan disiplin masyarakat yang tinggal di dalamnya dan menciptakan suasana yang nyaman serta aman bagi kesehatan. Lingkungan yang kotor dapat menjadi sarang bagi berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit. Salah satu masalah utama yang sering ditemui di lingkungan adalah sampah. Penanganan sampah yang tidak tepat dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan dan lingkungan. Sampah organik yang dibiarkan membusuk akan mengeluarkan bau tak sedap dan menarik hewan pengganggu seperti lalat, tikus, dan kecoa, yang semuanya berpotensi membawa penyakit. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari air, tanah, dan udara, yang pada akhirnya berdampak negatif pada ekosistem dan kesehatan manusia. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, melakukan daur ulang, serta membersihkan lingkungan secara berkala harus ditanamkan sejak dini. Pendidikan tentang pentingnya kebersihan lingkungan di sekolah dan keluarga juga memainkan peran penting dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kebersihan di Tempat Kerja Kebersihan tempat kerja juga merupakan faktor penting yang sering kali diabaikan. Lingkungan kerja yang bersih dan terorganisir dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan para pekerja. Ruangan yang bersih bebas dari debu dan kotoran memungkinkan pekerja untuk fokus pada tugas-tugas mereka tanpa terganggu oleh lingkungan yang tidak menyenangkan. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan tempat kerja selalu bersih, terutama di area yang sering disentuh, seperti meja, komputer, gagang pintu, dan toilet. Selain itu, penting bagi karyawan untuk menjaga kebersihan pribadi dan ruang kerja masing-masing. Tempat kerja yang bersih dan sehat tidak hanya mengurangi risiko penyakit, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang positif dan harmonis. Kebersihan Makanan dan Minuman Kebersihan makanan dan minuman juga tidak boleh diabaikan, karena apa yang kita konsumsi berhubungan langsung dengan kesehatan kita. Makanan yang tidak disiapkan atau disimpan dengan bersih dapat terkontaminasi oleh bakteri atau zat berbahaya lainnya, yang dapat menyebabkan penyakit seperti keracunan makanan, diare, hingga penyakit yang lebih serius seperti hepatitis atau kolera. Penting bagi setiap individu untuk memastikan bahwa makanan yang mereka konsumsi telah diproses dan disimpan dengan benar. Mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan, memasak makanan hingga matang, serta menyimpan makanan pada suhu yang tepat adalah beberapa langkah penting dalam menjaga kebersihan makanan. Selain itu, kebersihan peralatan makan dan minum juga tidak kalah penting. Peralatan yang tidak dicuci dengan bersih dapat menjadi sumber kontaminasi bagi makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Dampak Buruk Kurangnya Kebersihan Kurangnya perhatian terhadap kebersihan, baik kebersihan diri maupun lingkungan, dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Penyakit menular seperti diare, infeksi kulit, penyakit pernapasan, dan lainnya sering kali muncul akibat buruknya kebersihan. Pada skala yang lebih luas, kurangnya kebersihan juga dapat memicu munculnya wabah penyakit yang dapat menyebar dengan cepat di tengah masyarakat. Tidak hanya itu, kebiasaan hidup yang tidak bersih juga berdampak pada lingkungan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mencemari udara, air, dan tanah. Ini berdampak pada keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam. Polusi yang dihasilkan dari sampah, khususnya plastik, juga mempengaruhi kelangsungan hidup berbagai spesies hewan, terutama yang hidup di laut. Dengan demikian, kebersihan bukan hanya tentang menjaga kesehatan individu, tetapi juga tentang melestarikan lingkungan hidup untuk generasi mendatang. Kebersihan Mental Kebersihan bukan hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mental. Kebersihan mental adalah keadaan di mana seseorang memiliki pikiran yang sehat dan terbebas dari stres berlebihan, kecemasan, dan gangguan mental lainnya. Menjaga kebersihan mental bisa dilakukan dengan cara menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu istirahat, menghindari pikiran negatif, serta melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan, seperti meditasi atau olahraga. Lingkungan yang bersih dan rapi juga berperan dalam menjaga kebersihan mental. Ruang yang kacau dan berantakan dapat mempengaruhi suasana hati dan meningkatkan tingkat stres seseorang. Sebaliknya, ruang yang bersih dan teratur membantu menciptakan ketenangan pikiran dan meningkatkan konsentrasi. Pentingnya Edukasi dan Kebiasaan Sejak Dini Kebersihan adalah kebiasaan yang harus dibangun sejak dini. Anak-anak perlu diajarkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan dari kecil agar hal ini menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan baik ini, baik melalui teladan maupun pengajaran. Anak-anak yang diajarkan untuk mencuci tangan, menyikat gigi, menjaga kebersihan pakaian, serta membuang sampah pada tempatnya sejak kecil akan tumbuh menjadi individu yang peduli akan kebersihan. Kebiasaan baik ini akan mereka bawa hingga dewasa dan memberikan dampak positif bagi kesehatan mereka serta lingkungan di sekitar mereka. Kesimpulan Kebersihan adalah fondasi dari kesehatan dan kesejahteraan. Dengan menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta makanan dan minuman yang kita konsumsi, kita dapat mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas hidup. Kebersihan juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, produktif, dan harmonis. Selain itu, menjaga kebersihan mental sangat penting untuk mencapai keseimbangan hidup yang sehat dan bahagia. Dengan membangun kebiasaan hidup bersih dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya kebersihan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan peduli terhadap lingkungan. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan bekerja sama, kita dapat menjaga kesehatan diri, lingkungan, dan bumi kita tercinta.

TUGAS B.INDONESIA

 Tulis dan jawablah pertanyaan dengan diposting di Blog Kalian masing-masing!




1. Apa maksudnya cerpen tejemahan?

Cerpen terjemahan adalah cerita pendek yang telah diterjemahkan dari bahasa aslinya ke dalam bahasa lain. Terjemahan ini memungkinkan pembaca yang tidak memahami bahasa asli untuk menikmati cerpen tersebut.



2. refleksi 5 contoh tema cerpen!

1.Persahabatan

2. Cinta

3.Keluarga

4.Kehidupan sosial

5.Petualangan



3. refleksi unsur-unsur intrinsik dalam cerpen!

Unsur-unsur intrinsik dalam cerpen:

Tema

Tokoh dan penokohan

Alur (alur cerita)

Latar (pengaturan)

Sudut pandang

Amanat

Gaya bahasa


4. Apa yang dimaksud cerpen bersifat rekaan?

Cerpen bersifat rekaan berarti cerita dalam cerpen tersebut merupakan hasil imajinasi atau karangan penulis, meskipun bisa terinspirasi dari kejadian nyata.


5.menjelaskan perbedaan cerpen dan komik!

Cerpen ditulis dalam bentuk prosa naratif tanpa ilustrasi, sementara komik adalah cerita yang disampaikan melalui gambar dengan dialog atau narasi singkat.

Cerpen lebih mengandalkan deskripsi tulisan untuk menggambarkan suasana, sedangkan komik menggunakan visual untuk membantu menyampaikan cerita


6.Sebutkan 3 unsur ekstrinsik cerita pendek

Unsur ekstrinsik cerita pendek:

Latar belakang penulis

Kondisi sosial budaya

Nilai-nilai moral atau filsafat


7.Apa alasan cerpen memakai alur tunggal?

Alasan cerpen memakai alur tunggal adalah karena cerpen memiliki panjang yang terbatas sehingga fokus pada satu konflik atau peristiwa utama untuk menjaga kekompakan cerita.


8. Apa yang membedakan novel dengan cerpen?

Perbedaan novel dengan cerpen:

Novel memiliki cerita yang lebih panjang dan kompleks dengan banyak karakter dan alur cerita, sedangkan cerpen lebih singkat dan hanya fokus pada satu konflik atau tema.

Novel sering menggunakan alur bercabang, sedangkan cerpen umumnya menggunakan alur tunggal.


9. Cerpen termasuk prosa. jelaskan!

Cerpen termasuk prosa karena ditulis dalam bentuk naratif tanpa menggunakan umpan atau sajak seperti puisi. Prosa merupakan karya tulis yang menggunakan bahasa sehari-hari dan alur logistik.


10.Sebutkan 5 ciri-ciri cerpen!

Ciri-ciri cerpen:

Cerita pendek dan selesai dalam sekali baca

Fokus pada satu peristiwa atau konflik

Jumlah tokoh terbatas

Memiliki alur yang sederhana

Beri pesan atau amanat


11. refleksi 3 manfaat membaca cerpen

Mengasah imajinasi

Menambah wawasan dan pengetahuan

Memperkaya kemampuan berbahasa dan menulis



12. refleksi contoh penggunaan sudut pandang pertama!

Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan saat itu. Semua terjadi begitu cepat, dan aku hanya bisa berbaring di tempatnya."


13. Akurasi elemen ekastrinsik cerpen!

Latar belakang penulis

Situasi sosial budaya yang mempengaruhi penulis

Nilai-nilai yang ada dalam masyarakat


14. Bagaimana cara mengetahui watak tokoh dalam cerpen?

Dialog atau ucapan tokoh

Tindakan atau perilaku tokoh

Deskripsi dari penulis atau tokoh lain


15. Abstrak dan koda adalah dua struktur isi teks cerpen yang bersifat opsional.

Maksudnya adalah....

Abstrak dan kode bersifat opsional yang berarti kedua struktur ini tidak selalu ada dalam cerpen. Abstrak adalah pengantar singkat yang menggambarkan isi cerita, sedangkan koda adalah penutup yang memberikan kesimpulan atau amanat. Jika tidak ada, cerita tetap bisa berjalan tanpa kedua bagian ini.

RANGKUMAN BAB 5

   NAMA:KEISHA LING RAJNI ( IX C )


  Rangkuman BAB 5 bahasa indonesia

  PEKA TERHADAP BERBAGAI 

PERMASALAHAN MELALUI

TEKS TANGGAPAN.


> FUNGSINYA YA :

Mengakrabkan pelajar dengan sikap

apresiatif dan kritis.

Tanggapan dapat berupa 

persetujuan, pujianan, ketidakansetujuan,

kritik.


> CIRI UMUM TEKS TANGGAPAN

    YAITU ADA 4 :

1.Bertujuan mempengaruhi, mendebat, membujuk, menyanggah, bereaksi, dsb.

2.Bagian resume disusun secara kronologis /berurutan.

3.Mengutamakan aspek persuasif.

4.Penyampaian efektif (tidak bertele-tele).


> LANGKAH - LANGKAH MENYIMPULKAN

    ISI TAKS TANGGAPAN.

1.Baca paragraf.

2.Menentukan kalimat utama/ pokok pembicaraan setiap paragraf.

3.Membuat simpulan.


> Kriteria yang harus diperhatikan dalam membuat simpulan adalah :

        yaitu ada 3 bagian :

1.Merupakan hasil analisis dari paragraf yang sudah dibaca.

2.Harus menggambarkan isi dari paragraf.

3.Hanya berisi hal-hal yang terdapat dalam paragraf.


> Struktur Teks Tanggapan,yaitu ada

    3 bagian :

1.Kelebihan dan kekurangan.

2.Penilaian keseluruhan.

3.Lanjutkan.


> TATA CARA MENGKRITIK.

1.Cara "kue lapis" (menunjukkan poin 

kurang baik di antara dua poin yang baik).

2.Gunakanlah bahasa yang santun.

3.Kritiklah tulisan atau tindakannya, 

bukan orangnya.

4.Berikan simpulan dan cara melakukan kritik/saran tahap demi tahap.


TAMAT.. 

10 soal pilihan Ganda dan 5 Essay kisi kisi b.indonesia

Soal Pilihan ganda  1. Bacalah paragraf berikut! Tanaman herbal seperti jahe dan kunyit memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jahe berman...